Selasa, 08 Januari 2013

Metode Permainan Dalam Pembelajaran Matematika


1.      Defenisi metode permainan 
Metode permainan dalam pembelajaran matematika adalah metode belajar dengan melakukan kegiatan yang menggembirakan yang dapat menunjang tercapainya tujuan instruksional matematika yang menyangkut aspek kognitif, psikomotorik, atau efektif. Permainan yang mengandung nilai matematika dapat meningkatkan keterampilan, penanaman konsep, pemahaman dan pemantapannya; meningkatkan kemampuan menemukan, memecahkan masalah, dan lain-lain.  Metode permainan sama dengan metode-metode lain yang memerlukan perumusan tujuan instruksional yang jelas, penilaian topik atau subtopik, perincian kegiatan belajar mengajar, dan lain-lain. Selanjutnya hindari permainan yang bersifat teka-teki atau yang tidak ada nilai matematikanya. 
2.      Kelebihan metode permainan
    a.      Melatih anak untuk mendramatisasikan sesuatu serta melatih keberanian
    b.      Metode ini akan menarik perhatian anak sehingga suasana kelas menjadi hidup.
    c. Anak dapat menghayati suatu peristiwa sehingga mudah mengambil kesimpulan berdasarkan penghayatan sendiri.
   d.      Anak dilatih untuk menyusun pikirannya dengan teratur.


3.      Kelemahan metode permainan
  a.      Tidak semua topik dapat disajikan melalui permainan.
  b.      Memerlukanbanyak waktu
  c.      Penentuan kalah menangdan bayar-membayar dapat berakibat negatif.
  d.      Mungkin juga terjadi pertengkaran.
  e.      Mengganggu ketenangan belajar di kelas-kelas lain.

4.  Tujuan dan hal-hal yang perlu diperhatikan dalam metode pemberian tugas
    
Tujuannya untuk melatih atau menunjang terhadap materi yang diberikan dalam kegiatan intra kurikuler, juga melatih tanggung jawab akan tugas yang diberikan. Lingkup kegiatannya adalah tugas guru bidang studi di luar jam pelajaran tatap muka. Tugas ditetapkan batas waktunya, dikumpulkan, diperiksa, dinilai, dan dibahas tentang hasilnya. Dalam memberikan tugas keadaan siswa, guru harus memperhatikan hal-hal berikut ini ,Memberikan penjelasan mengenai:
1.   Tujuan penugasan
2.   Bentuk pelaksanaan tugas
3.   Manfaat tugas
4.   Bentuk Pekerjaan
5.   Tempat dan waktu penyelesaian tugas
6.   Memberikan bimbingan dan dorongan
7.   Memberikan penilaian
1.   Jenis tugas
Adapun jenis-jenis tugas yang dapat diberikan kepada siswa yang dapat membantu berlangsungnya proses belajar mengajar :
1.   Tugas membuat rangkuman
2.   Tugas membuat makalah
3.   Menyelesaikan soal
4.   Tugas mengadakan observasi
5.   Tugas mempraktekkan sesuatu
6.   Tugas mendemonstrasikan observasi
2.   Kelebihan metode pemberian tugas
Metode pemberian tugas ini dalam pelaksanaannya memiliki beberapa kelebihan disamping juga mempunyai beberapa kelemahan. Adapun kelebihan metode pemberian tugas  diantaranya adalah Metode ini merupakan aplikasi pengajaran modern disebut juga azas aktivitas dalam mengajar yaitu guru mengajar harus merangsang siswa agar melakukan berbagai aktivitas sehubungan dengan apa yang dipelajari, sehingga :
1.   Dapat memupuk rasa percaya diri sendiri
2.   Dapat membina kebiasaan siswa untuk mencari, mengolah menginformasikan dan   dan mengkomunikasikan sendiri.
3.   Dapat mendorong belajar, sehingga tidak cepat bosan
4.   Dapat membina tanggung jawab dan disiplin siswa
5.   Dapat mengembangkan kreativitas siswa
6.   Dapat mengembangkan pola berfikir dan ketrampilan anak.
3.   Kelemahan metode pemberian tugas
Adapun kelemahan metode pemberian tugas:
1.   Tugas tersebut sulit dikontrol guru kemungkinan tugas itu dikerjakan oleh orang lain   yang lebih ahli dari siswa.
2.   Sulit untuk dapat memenuhi pemberian tugas.
3.   Pemberian tugas terlalu sering dan banyak, akan dapat menimbulkan keluhan siswa.
4.   Dapat menurunkan minat belajar siswa kalau tugas terlalu sulit.
5.   Pemberian tugas yangmonoton dapat menimbulkan kebosanan siswa apabila terlalu sering.
6.   Khusus tugas kelompok juga sulit untuk dinilai siapa yang aktif.



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar